Ban Pilihan Keluarga

Hari ini begitu indah seperti yang kita lihat, namun sebagian dari kita tak bisa merasakan  kenyamanan dalam berkendara. Mungkin karena stamina yang kurang, waktu kerja yang padat, mengurus anak sampai tidak tahunya kenyamanan berkendara itu sendiri.

Apa perlunya mempelajari kenyamanan berkendara yang banyak resikonya seperti kecelakaan??? Main PlayStation, game online, atau tidur siang lebih baik dan tanpa resiko dari pada berkendara didalam kabin. Itu benar wahai ayah dan ibu, tapi apakah engkau memikirkan masa depan kami untuk bekal dihari tua kelak?

Kami bermain itu semua hanya didalam rumah dan tanpa sosialisasi teman sebaya, apalagi kehidupan sekarang yang berkomunikasi hanya lewat Handphone yang sudah diminati karena teknologi smartphonenya. Diera 80-90 ayah dan ibu pernah menjadi anak-anak atau remaja yang kita tahu sendiri permainan ayah dan ibu sangat membantu perkembangan otak, baik dari segi permainan ayah dan ibu dulu pernah main lompat tali, petak umpet, berenang dikali atau sungai, main layangan dengan rancangan sendiri, main kelereng, dan lain-lain.

Memang sekarang jaman sudah modern, sampai kita mau main saja harus melewati pagar tinggi nan gersang, yang terkadang kita sendiri malas untuk keluar rumah. Sekarang juga kita ketahui kecelakaan anak remaja atau sekolah sangatlah tinggi. Bekal apa yang akan ayah dan ibu tinggalkan untuk kami?   Apa kami telah menjadi korban, ayah dan ibu barulah menyesal?

Mengajarkan berkendara “mengutamakan keselamatan bukan kecepatan” saat berkendara. Setiap akhir pekan kita bersepeda di jalan komplek, atau ditempat free day car. Sekalian mengajarkan kami apa itu garis magra jalan, zebra cross, trotoar, kegunaan lampu sein,   hazard, dan lain-lain. Sebab kalau di car free day, pengguna sepeda merajalela. Disitu kami selaku anak bisa diajarkan. Mulai dari mengenal marga jalan yang diartikan sebagai pembatas jalan yang berfungsi sebagai tempat larangan mendahului apabila garis tidak putus, dan diperbolehkan mendahului apabila garis putus-putus. Zebra cross yang berfungsi tempat penyebrangan jalan kaki dan apabila ada pejalan kaki yang telah menginjak area zebra cross dan disaat yang bersaman ada kendaraan bermotor maka kendaraan motor itu harus berhenti sampai pejalan kaki melewati zebra cross.

Trotoar yang berfungsi sebagai tempat pejalan kaki yang tidak boleh dilewati oleh kendaraan bermotor. Lampu sein pada kendaraan bermotor berfungsi sebagai tanda supaya pengendara di belakang atau di depan mengetahui bahwa iya akan berbelok kanan atau kekiri. Lampu sein juga berguna untuk mendahului kendaraan di depannya dengan cara memastikan marga jalan putus-putus kemudian menyalakan sein dan menyatakan klakson atau lampu dim.

Lampu hazard yang berfusi sebagai lampu darurat, hanya diperbolehkan kertika mobil mogok, konvoi ambulance. Itu yang perlu diajarkan kepada kami sedini mungkin karena tuntutan dunia modern. Memang sekarang usia kami baru menginjak masa remaja sama seperti ban Achilles yang baru dilirik dunia soal kualitasnya. Ban Achilles juga yang menemani kami dari kami mulai merangkak sampai remaja sampai saat ini. Kenyamanan berkendara bersama keluarga kami mulai dari tipe Achilles Platinum, Achilles 122 hingga Achilles 868 all season dan Achilles HT2.

Achilles Radial meyediakan pattern Achilles 868 untuk mobil penumpang, sebuah produk yang mumpuni digunakan di jalanan basah ataupun kering dengan beberapa inovasi teknologi terbaru yang ada di dalamnya. Achilles 868 ini dilengkapi dengan beberapa teknologi, seperti large shoulder block yang menciptakan kekuatan dan kekakuan ban untuk memberikan kemampuan handling.

Kemudian four wide circumference grooves pada tapak ban, yang akan membuat Achilles 868 memiliki daya cengkram baik di jalan basah maupun jalan kering. Sementara untuk meningkatkan traksi di jalan basah, Achilles 868 juga dilengkapi dengan teknologi all season sipe pada bagian tapaknya.

Teknologi assymetrical pattern juga semakin melengkapi stabilitas dalam kecepatan tinggi baik dalam jalur lurus maupun tikungan. Dari semua teknologi tersebut, Achilles 868 juga mengunggulkan teknologi dry grip dan wet grip.

Sementara Achilles Desert Hawk H/T2 merupakan ban yang dirancang untuk mobil SUV, dan merupakan penerus dari Achilles Desert Hawk H/T yang sudah sukses terlebih dahulu. Achilles Desert Hawk H/T 2 hadir dengan kemampuan unggulan silent noise technology, memberikan kenyamanan berkendara tanpa ada suara yang mengganggu.

Karena suara yang dikeluarkan ban ini sangat relatif kecil hanya sekitar 71db. Selain itu bentuk fisik dari Achilles Desert Hawk H/T2 akan memberikan tampilan yang tangguh bagi mobil SUV. Achilles Desert Hawk H/T2 terbuat dari compound spesial yang lebih tahan lama yang akan membuat ban ini memiliki jarak tempuh lebih jauh dari pendahulunya.

Ban ini juga dibekali dengan teknologi large shoulder block untuk menciptkan kekuatan dan kekakuan pada ban yang berfungsi untuk memberikan kemampuan handling. Dan juga memiliki teknologi solid center rib dan interlocking tread block pada permukaan tapaknya. Sedangkan teknologi interlocking tread block akan memberikan pengemudi kemampuan melahap tikungan dengan baik.

Achilles Desert Hawk H/T2 tersedia dalam 31 pilihan ukuran berbeda. Mulai dari ukuran 16 sampai 21. Sedangkan Achilles 868 hadir dalam 51 ukuran berbeda, mulai dari ukuran rim 13 sampai ukuran rim 18.

reff: www.otosia.com
www.achillesradial.com